Hari 2 : Duta Pariwisata Indonesia ?

Mungkin inspirasi misi kedua saya datangnya dari seporsi Singkong Sambal Roa yang saya pesan di KTO sabtu malam kemarin. Hehehe. Karena foto yang saya upload hari itu, salah seorang teman Jepang  yang pernah tinggal di Brazil ikut memberikan komentarnya. Excited karena ada jenis makanan yang mirip seperti Singkong disana. Hehehe. Pulangnya saya sempat view video Visit Indonesia dimana Float mengisi lagu latarnya judulnya Songs of Seasons. Tiba-tiba aja saya bermisi untuk menjadi Duta Pariwisata Indonesia, pemirsah ! Hahaha. Terus gimana bentuknya. Sesampainya di rumah, saya share video itu dan saya mention semua teman-teman internasional yang ada di facebook saya. Responnya ? Ada yang excited, ada yang memberikan jempol-jempolnya untuk video yang menurut saya kereeeen. Ada yang berencana kesini lagi, ada yang sedang menabung karena Indonesia sudah masuk di wishlist mereka, ada yang bilang mungkin, ekstrimnya, ada yang bilang promosi saya seperti Spam. Anyway, semua misi pasti ada sisi negatif dan positifnya. Ini dia screenshotnya :

Screenshot_2012-12-02-00-44-06

 

Screenshot_2012-12-02-00-45-46

 

Screenshot_2012-12-02-00-46-03

Screenshot_2012-12-02-00-56-09Nah paginya saya ke Kanisius untuk Magis Meeting. Sepulang dari sana saya dapat PR dari @BuAnggun sang Koordinator Groupies Papermoon cabang Jakarta untuk menemani menjemput Sole dan Stan. Kamu pasti bingung siapa Bu Anggun, Sole dan Stan itu. Bu Anggun adalah salah seorang teman baikkkk yang memperkenalkan saya dengan Papermoon Puppet setahun yang lalu. Mau baca salah satu tulisannya tentang itu ? Mari-mari silahkan dilihat kesini http://giasintaangguni.blogspot.com/2011/12/janji-sebelum-kembali-ke-ibukota.html

Sedangkan Sole dan Stan itu adalah salah satu international participants yang berasal dari Inggris yang akan ikut memeriahkan Pesta Boneka yang akan diselenggarakan di Jogja tanggal 17-19 Desember 2012. Ingin tahu  lebih banyak atau mau dating ke event ini silahkan infonya semua tentang papermoon puppet yang keren ituuu ada di sini http://www.papermoonpuppet.com/. Dan kalau kamu tertarik untuk mengetahui banyak tentang kreativitas Stan dan Sole bisa lihat web mereka lho http://www.stringtheatre.co.uk

Nah, Style Stan dan Sole ini backpacker, walaupun tidak bisa dipungkiri untuk kepentingan workshop dan pementasan, luggage peralatan yang mereka bawa besar-besar lho. Awalnya, kita sempat panik karena tidak “menemukan” di bandara di waktu yang telah ditentukan. Belum lagi karena kami terburu-buru sehingga lupa untuk membuat kertas dengan nama nama mereka Stan & Sole StringTheatre UK. Entah nyasar atau bagaimana, saya akhirnya mencari informasi status flight mereka. Ternyata penerbangan Etihad yang mereka tumpangi landing setengah jam lebih awal. Si Gone semakin panik, tapi saya yakin sih mereka masih ‘nyangkut’ di antrian Imigrasi belum lagi urus-urus Visa on Arrival. Pasti lama. Karena dengan begitu yakinnya, kita langsung masuk ke ruang kedatangan internasional, siapa tahu kita bisa teriak-teriak kalau mengenali wajah mereka. Berbekal Screenshot wajah Sole dan Stan, tidak sampai 10 menit, kami melihat mereka, setelah berkali-kali zooming Jinot Gone bahwa itu benar mereka. Yak dengan kostum merah, kami lebih mirip rombongan barongsai kalau kata Mbak Ria sewaktu berteriak memanggil nama mereka di terminal kedatangan siang kemarin :

 “Soleee…Staaannn… string theatre…papermoon…puppeeettt !”

Sole, Stan bersama Duo Barongsai 🙂

IMG_20121202_180241

Saya jadi mau ketawa sendiri kalau ingat itu. Untungnya mereka bule dan kece-kece. Kalau bukan, mungkin kita sudah dilempar kaleng soda sama orang-orang disitu. Anywa. Setelah mereka masuk Damri yang menuju Rawamangun, mereka disambut dangdut yang super bikin budek, dan mereka langsung belajar three magic words : Maaf, terima kasih, dan permisi. Haaaa, mirip sekali dengan kebiasaan saya waktu ketemu orang lokal di suatu Negara saat backpacking. Saya sempat memberi sedikit info tentang Jakarta supaya mereka tidak shock terutama karena macetnya yang luar biasa. Dalam bus mereka langsung terlelap. Saya sangat maklum karena belasan jam di udara itu sungguh menyiksa. Sesampainya kami, mereka dibawa ke rumah Melita. Gone dan saya melanjutkan makan Mie Padang Bulan, Mie yang porsinya seperti sumur, karena nggak ketemu-ketemu dasarnya. Cocok sekali porsinya buat kamu yang makannya seperti babi, seperti saya.

Karena hari ini minggu Advent pertama dan saya belum misa, maka perjalanan berikutnya adalah menuju Gereja Theresia. Tebak dong saya ketemu siapa disana ? Jil Helga. Salah seorang teman, yang menginspirasi saya melakukan misi31 ini. Dia sesama pecinta perjalanan, sesame couchsurfer, dan kebetulan memang kita berniat untuk bertemu di minggu depan. Then universe conspires, dengan tidak sengaja kita ketemu disana. When it comes for sharing, selalu banyak hal yang bisa saling kami bagikan. It was fun, Jil. Thanks. Sebelum keluar dari misa, Romo Hanny meminta kita mengisi doa Tangan dan Harapan untuk awal pecan Advent ini. Haaa, saya super semangat.

Ini Doa Saya !

Screenshot_2012-12-03-16-35-04

 

Terima kasih Bapa, untuk #misi31 hari kedua saya. Mmm, kira-kira apa saya cukup berbakat menjadi Duta Pariwisata Indonesia? 🙂

“Poor eyes limit your sight; poor vision limits your deeds.” -Franklin Field –

*Penutup homili misa Minggu Advent pertama di Theresia.

Advertisements

One thought on “Hari 2 : Duta Pariwisata Indonesia ?

  1. Hi mel!

    Its an honor to find my name here..
    Ahh kamu cerewet juga rupanya..
    Cerita kamu panjang banget, tetap semangat ya sampai hari ke 31..
    Good luck!

    PS kalo ada 1hari failed, dont hesitate utk restart dari day 1 😉 huehe ^.*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s