Love yourself !

This note was originally written by a highschool friend of mine, Christa Sabathaly with the title  Monday cosmo frenzy : think twice before you like someone. I may not jump into conclusion but this is what i’ve got from this pain ; dear you, don’t waste your time. In the end, you deserve someone better.…

Sebuah Monolog Kehilangan

Tunggu saya ! Tidak bisa. Adakalanya kita harus berjalan sendiri-sendiri. Begitu katanya. Saya hanya bisa terpekur lama duduk, tidak jarang saya melakukan ini hingga berjam-jam, berpikir akan peristiwa hidup yang terjadi, tentang kehilangan demi kehilangan. Menolak percaya bahwa semua ini harus terjadi. Tapi kesedihan kali ini sungguh melukai hati. Haruskah ini datang bertubi-tubi. Disaat tahun…

Kurama-Kibune at a glance

Ketika saya merencakan untuk short solo backpacking ke Jepang, tanpa ragu-ragu saya memasukkan Kyoto ke dalam daftar rencana perjalanan. Sejauh saya menggali informasi dari dunia maya, kota ini terlalu indah untuk dilewatkan. Selain dikenal karena kebudayaannya, kota dalam wilayah Kansai ini jauh lebih santai. Menurut saya tidak terlalu urban bila dibandingkan Osaka maupun Tokyo. Nyatanya…

Hari 2 : Duta Pariwisata Indonesia ?

Mungkin inspirasi misi kedua saya datangnya dari seporsi Singkong Sambal Roa yang saya pesan di KTO sabtu malam kemarin. Hehehe. Karena foto yang saya upload hari itu, salah seorang teman Jepang  yang pernah tinggal di Brazil ikut memberikan komentarnya. Excited karena ada jenis makanan yang mirip seperti Singkong disana. Hehehe. Pulangnya saya sempat view video…

Hari 1 : Energi Positif

  Jujur, karena misi31 ini terpikir spontan begitu saja, maka saya kurang “persiapan” untuk melakukan misi apa di hari pertama. Memang katanya, yang pertama itu yang menentukan. Versi saya, yang pertama yang mudah-mudahan dapat menjadi dasar dan penuntun untuk hari-hari ke depan. Jadi ceritanya saya belum pulang kantor, eh hari sudah berganti. 1 Desember dini…

#Misi31

Saya. Pada suatu siang di penghujung bulan November 2012 tenggelam dalam timeline twitter dari Father James Martin,SJ. Mengapa beliau ? Bagi saya tweetnya very inspiring and most of all got me deep thinking. Otak saya menerawang seketika membaca sebuah tweetnya : “God just gave you a day. What did you do with it ? What…